COMPLICATED [Part 6]

PicsArt_1440920427700

Title: Complicated {Part 6}
Author: Yoon Zara
Cast: -Jeon Jungkook (Jungkook)
-Lee Halla (Halla)
-Jung Yein (Yein)
Other cast:-V (Kim Taehyung)

-you can find by yourself.
Genre: Romance, sad, friendship, school-life.
Note: Warning ff gaje xD maaf kalau pendek xD
Disclaimer: The casts are not mine but the storyline is mine 🙂


Keesokan harinya Jungkook memutuskan untuk tak ke sekolah. Ia pergi menuju tempat grup-nya biasa berkumpul. Bangunan tua yang sudah tak terpakai.

“Hyung” Jungkook memasuki bangunan tua itu dan menyapa hyung-hyungnya.
“Jungkook-ah! Wasseo? (Sudah datang?)” Terlihat salah satu orang yang berambut pirang menyapa kembali Jungkook.
“Ne. Yoongi-hyung”
“Ya! Jungkook-ah mengapa kau membolos sekolah lagi?” Kali ini salah seseorang yang berbahu lebar berbicara.
“Tidak. Aku hanya tak ingin” Sebenarnya Jungkook hanya sedang tak ingin bertemu Halla. Ia merasa bersalah.
“Lebih baik kita bersenang-senang. Kaja!”

Setidaknya, Jungkook masih mempunyai hyung-hyung yang bisa mengurangi kesedihannya. Ia akan melakukan apapun untuk mendapatkan kebahagiaan kembali. Meskipun dengan cara yang salah. Pikirnya.
(Bisa diibaratkan mereka main-main seperti di MV ‘RUN’)
.
.

Senja pun tiba. Jungkook memutuskan untuk mengunjungi makam Yein. Sekiranya sudah beberapa minggu ia tak mengunjunginya dan Jungkook tersadar bahwa tepat 1 tahun yang lalu di tanggal yang sama Yein pergi.

“Yein-ah. Apa kabar? Hahh kau pasti sudah hidup bahagia disana. Sedangkan aku menderita disini” Jungkook tersenyum miris.

“Kau tahu, belakangan ini aku sering bermain bersama hyung-hyungku. Berkat mereka, aku bisa melupakan rasa sakitku sedikit demi sedikit dan Halla, aku sangat merasa bersalah padanya. Aku telah melukai perasaannya. Aku rindu masa lalu, saat kita bertiga masih menjadi sahabat. Tak ada masalah apapun yang menimpa” dan begitulah Jungkook mulai menceloteh, menceritakan peristiwa hidupnya yang kini, setiap rinci. Seakan menumpahkan isi hatinya. Lelaki itu berharap bahwa akan ada seseorang yang menjawabnya. Berharap gadis itu datang secara ajaib dan memeluknya. Meminta maaf lalu berjanji tak akan meninggalkannya lagi. Omong kosong.

“Aku merindukanmu. Apakah kau tidak merindukanku?” Air matanya sudah berada diujung mata. Jungkook tertawa miris. Ia sadar, gadis itu tak akan pernah bisa kembali. Meski seberapa banyak kata ia keluarkan, bahkan hingga ia menangis darah pun gadis itu tak akan menjawab.
Kali ini Jungkook berbalik tanpa mengucapkan kata perpisahan. Tidak sampai air matanya tumpah. Ia pasti tak akan bisa menahan air matanya jika bertahan di tempat itu untuk beberapa menit lagi.

Jungkook berjalan dengan tatapan kosong, ia sendiri tak tahu ke mana ia akan pergi. Melewati toko-toko kecil yang sudah tutup karena bulan sudah menampakkan tubuhnya. Jungkook tak sengaja menubruk seseorang namun ia tak menghiraukan dan terus berjalan.

“Hey! Kau harus meminta maaf. Cih dasar anak jaman sekarang tak punya sopan santun. Kau *** hey kau” Orang yang tak sengaja Jungkook senggol berceloteh dan memaki Jungkook. Totalnya ada dua orang dan orang-orang tersebut terlihat seperti orang yang sedang mabuk. Jungkook berhenti lalu menoleh sebentar. Ia sedang tak ingin meladeni orang mabuk maka lelaki itupun kembali meneruskan jalannya.
“Hey!” Salah satu dari orang yang memakai pakaian all black itu tiba-tiba menyerang dan mendorong Jungkook. Jungkook mulai naik pitam.

Mereka mulai meninjunya hingga ia terluka. Jungkook mencoba membalas namun ia kalah jumlah. Perkelahian sengit itu tak bisa ia kuasai. Jungkook berangsur-angsur melemah. Ia tak berkata-kata. Membiarkan tubuhnya menjadi sasaran kedua pria mabuk itu. Sudah tak peduli untuk melawan lagi.
Salah satu pria yang berbadan besar mengarahkan tendangan terakhirnya ke tulang kering Jungkook lalu. Jungkook meringis kesakitan. Kedua pria tadi kemudian pergi setelah dirasa cukup puas menghabisi lelaki malang itu.
.
.

“Junwon-ah. Ini waktunya tidur. Cepat sana” Halla menegur Junwon untuk segera masuk ke kamar.
“Arasseoyo nuna” Junwon segera menurut dan menghentikan aktivitasnya bermain.
“Kau harus menjadi anak yang baik jika ingin halmoni bangga di alam sana” Ucap Halla sembari mengantar Junwon ubtuk tidur. Setelah itu ia merapikan beberapa mainan Junwon yang masih berada di ruang tamu.

Ding dong. Suara bel rumah Halla berbunyi.
“Siapa disana?” Halla telah selesai merapikan ruang tamu dan bergegas membuka pintu.
“Jungkook-ah…” Halla terkaget melihat Jungkook berdiri di depan rumahnya dengan wajah penuh luka.
“Kau kenapa?” Gadis itu mengambil beberapa langkah mendekati Jungkook bermaksud untuk melihat keadaannya.
Tiba-tiba Jungkook memeluknya dengan erat.
“J.. Jungkook-ah” Halla terkaget akan perlakuan Jungkook yang tiba-tiba. Gadis bersurai hitam itu berniat melepaskan pelukannya namun Jungkook menariknya kembali.
“Tolong biarkan seperti ini untuk sebentar” Jungkook akhirnya mengeluarkan kata-kata.
Halla akhirnya membiarkan dirinya berada di dekapan Jungkook. Tak berapa lama kemudian suara isakan kecil mulai terdengar. Jungkook menangis. Membiarkan kesedihannya tertuang lewat air mata yang mulai menetes. Gadis bermarga Lee itu menepuk-nepuk punggung Jungkook untuk menenangkannya.
Halla merasa kasihan sekaligus merasa bersalah karena tak bisa berada di sisi Jungkook saat pria itu melewati masa-masa yang sulit sejak ditinggal Yein.

TBC

Sorry for the late update~ dan maaf kalau pendek terus banyak typo~

Iklan

2 pemikiran pada “COMPLICATED [Part 6]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s