Would You Still Love Me? (Part 1)

poster 3

Author: Yoon Zara

Genre: Sad, Romance, Friendship.

Length: Twoshoot.

Main Cast: – Oh Sehun

– Krystal jung as Jung Soo Jung

– Daeun ‘2eyes’

– Shin Dongho ‘ex Ukiss’

– Kwon Sohyun ‘4minute’

– Shin Yoonjo ‘ex Hellovenus’

– Sandeul ‘b1a4’

– Chorong ‘Apink’

Pairing: Soojung/Sehun/Naeun, Dongho/Sohyun, Sandeul/Yoonjo.

Disclaimer: Semua cast punya ortunya masing2 &tuhan!

Note: Ini adalah ff yang author buat tahun 2014 jadi kalau absurd dan ga jelas maaf *sungkeman* dan perlu diingat bahwa ini dibuat sebelum Dongho keluar dari Ukiss dan menikah lol

Langsung aja, check this out!


“Soojung-ah, kau mendapat bunga itu lagi?” Tanya seseorang yang tidak lain Sohyun, sahabat Soojung.

“Eoh. Aku bosan tau” Jawab Soojung seraya mengambil beberapa buku dan menutup lokernya.

“Memang siapa yang mengirim?” Sahut Yoonjo tiba-tiba datang.

“Mana kutahu. Di kertasnya hanya ada tulisan pengagum rahasiamu. Dan inisial ‘S’ ” Ucap Soojung kembali ke tempat duduknya.

“Mungkin salah satu siswa di kelas kita yang inisialnya S” Ucap Yoonjo yang sedang menuju bangkunya bersamaan dengan Sohyun.

“Shiyoon, tidak mungkin karena dia sudah mempunyai pacar. Siwon, apalagi. Sungmin, mungkin. Atau… Sehun?” Tutur Sohyun setelah ucapan Yoonjo.

“Sehun? Tidak mungkin!” Ucap Soojung tegas. Memang, Soojung berharap Sehun yang melakukannya karena Soojung menyukai Sehun. Tapi, menurut Soojung itu tidak mungkin.

“Sudah, tidak usah dipikirkan. Lagi pula aku tidak mau tau siapa orangnya” Lanjut Soojung.

.

.

Hari ini Soojung berangkat ke sekolah lebih pagi dari biasanya. Karena kondisi keluarganya sedang sedikit buruk. Eomma dan appa nya bertengkar jadi ia disuruh pergi lebih awal oleh eomma nya.

Soojung POV

Lagi, lagi, dan lagi. Eomma dan appa bertengkar lagi. Mereka yang bertengkar jadi aku yang kena getahnya. Eomma menyuruhku untuk berangkat sekolah lebih awal mungkin karena takut aku melihat eomma dan appa bertengkar lagi, mungkin.

Dengan malas aku berjalan menuju kelasku. Sekolahan masih sangat sepi. Mana aku belum sarapan lagi. Makin emosi jadinya. Kubuka pintu kelas.

“Sehun?” Aku terkaget melihat Sehun sedang menaruh bunga di loker ku.

“Soojung?” Ucap sehun terlihat panik.

“Apa yang kau lakukan?” Tanyaku lagi.

“Jadi kau yang selama ini memberiku bunga?” Tanyaku memastikan seraya berjalan mendekatinya.

“Mm… Itu.. Itu… Ya, aku yang memberimu bunga selama ini. Mianhae. Mianhae” Ucap nya.

“Kenapa kau meminta maaf? Kau kan tak salah apa apa.” Ujar ku.

“Permintaan maaf yang pertama Karena telah menggangumu dengan memberi bunga ini diam- diam. Permintaan maaf yang kedua karena telah menyukaimu” Ucap nya yang berhasil membuat bunga-bunga bermekaran di hatiku.

“Saranghae, Soojung-ah” Pengakuan dari Sehun cukup membuat pipi ku memerah.

“Sebenarnya, aku juga menyukaimu” Ucapku malu-malu.

“Jadi, kau mau jadi yeojachingu(Pacar) ku?” Tanya Sehun.

“Ya, aku mau” Jawabku.

Soojung POV END

Author POV

Pengakuan cinta sehun kepada soojung ternyata didengar oleh Sohyun dan Yoonjo yang mencuri pembicaraan di luar kelas. Sohyun dan yoonjo tersenyum melihat sahabatnya bahagia.

.

.

Istirahat

“Cie.. Ada yang baru melepaskan predikat jomblo nya” Goda Sohyun dan Yoonjo.

“Yak! Jangan menggodaku seperti itu” Ucap Soojung kesal.

Di saat itu ada seorang namja menuju ke tempat mereka.

“Sohyun-ah. Appa ku memintamu datang ke kantornya setelah pulang” Sahut seseorang berbicara kepada Sohyun. Soojung dan Yoonjo hanya bisa bertanya kepada sohyun “Nuguya?(Siapa?)” Dengan gerakan mulut.

“Oh! Kenalkan dia Shin Dongho anak rekan kerja eommaku. Dia kelas 2 Sains” Ucap Sohyun memperkenalkan Dongho pada Soojung dan Yoonjo.

(Disini ceritanya appanya Sohyun sudah meninggal jadi eommanya yang meneruskan perusahaan keluarga mereka dan dongho juga sama tapi eommanya yang meninggal)

“Anyeong, Shin Dongho imnida” Ucap Dongho memperkenalkan diri.

“Anyeong, Jung Soojung imnida. Bangawo” soojung memperkenalkan diri.

“Oh Sehun imnida, namjachingunya Soojung.” Sehun memperkenalkan diri.

“Anyeong, Shin Yoonjo imnida. Sahabat Sohyun dan Soojung dan masih single” yoonjo memperkenalkan diri.

“Yak! Kau bilang apa? Hei! Pacarmu ada didepan matamu sendiri dan kau bilang kau masih single?” Marah sandeul.

“Kenalkan aku Sandeul Namjachingu nya Yoonjo” Ucap Sandeul seraya menatap sinis ke arah Yoonjo.

“Kau cemburu?” Tanya Yoonjo.

“Ya, aku cemburu” Jawab sandeul. Yang lain hanya menanggapi dengan tertawa karena memang pasangan ini sering bertengkar tapi itu membuatnya menjadi lucu.

“Dongho-ya. duduk bersama kami saja” Tawar Sohyun.

“Gomawo” Ucap Dongho.

.

.

“Soojung-ah” Sahut Sehun.

“Wae?” Tanya Soojung.

“Akhir minggu ini kau ada acara? Aku, Yoonjo, Sohyun, dan Sandeul akan ke lotte world hari minggu nanti” Ucap Sehun.

“Jinjja? (benarkah?) Ok aku ikut” Tutur Soojung gembira.

.

.

At Lotte world

“Soojung-ah, disini” Teriak Sohyun seraya melambaikan tangannya kepada Soojung.

“Sehun-ah, itu mereka! Kaja (ayo)” ucap Soojung menarik tangan Sehun mendekati Sohyun dll.

“Sohyun-ah kau bersama Dongho lagi? Dongho itu temanmu atau pacarmu sih?” Tanya Soojung heran.

“Eeii. Maldo andwae (Tidak mungkin). Sudah kubilang dia anak rekan kerja eomma ku” ucap Sohyun.

“Kita naik permainan apa?” Tanya Yoonjo.

“Mian (maaf), tapi aku akan berdua saja dengan Soojung. Bye” Ucap Sehun seraya menarik tangan Soojung pergi.

“Ya! Oh Sehun. Bagaimana bisa seperti ini? Kau pikir kau sedang berkencan?” Teriak Sandeul kepada Sehun yang pergi.

“Kalau begitu lebih baik aku juga berkencan saja. Kaja Sandeul-ah” Ucap Yoonjo.

“Ya! Ireol suga isseo! (kenapa bisa jadi begini!) ” Kesal Sohyun.

.

Setelah menaiki beberapa permainan Sehun dan Soojung menaiki Merry Go Round.

“Sehun-ah, makan ini” Ucap Soojung seraya menyuapi sepotong donat ke mulut Sehun.

“Mmm… Ini enak” Puji Sehun.

“Enak, kan?” Tanya Soojung.

“Ya” Jawab Sehun.

“Hei! Kalau dipikir-pikir Ini kencan resmi pertama kita” Ucap Soojung seraya memakan donatnya.

“Maja (benar). Ya! Kalau makan hati-hati lihat! Sampai belepotan(?) Gitu” Ucap Sehun sembari mengusap noda disekitar bibir Soojung. Sehun berhenti sejenak. Tersihir oleh kecantikan Soojung dari dekat.
“Saranghae” Ucap Sehun.

“Nado” Balas Soojung.

.

.

“Aku iri pada Soojung” Keluh Yoonjo.

“Memangnya kenapa?” Tanya Sandeul sambil sibuk memakan camilannya.

“Soojung itu beruntung” Jawab Yoonjo.

“Beruntung kenapa?” Tanya Sandeul masih sibuk dengan aktivitasnya.

“Soojung punya pacar yang romantis tidak seperti mu” Ujar Yoonjo dengan nada sedikit kesal.

“Walau tidak romantis. Gini-gini aku tampan” Ucap Sandeul.

“Narsis”

“Kau mau pacar yang romantis? Seperti ini?” Ucap sandeul seraya memeluk Yoonjo.

“Yak!” Marah Yoonjo yang sebenarnya sangat bungah dan malu mendapat perlakuan tiba-tiba dai Sandeul.

.

“Sohyun-ah, ayo kita ke Ghost House!” Ajak Dongho tanpa sadar memegang tangan Sohyun.

“Aku.. Takut” Ucap Sohyun.

“Jangan khawatir. Jika kau takut kau bisa memegangku” Ucap Dongho seraya memasuki wahana.

Mereka menaiki kereta. Sohyun hanya bisa menutup mata ketakutan. Seketika itu ada suara yang mengagetkannya spontan ia memeluk dongho sambil berteriak.

“Aa….” Teriak Sohyun.

“Gwencanha. Aku ada disini” Ucap Dongho seraya menepuk-nepuk punggung Sohyun tapi tetap tersenyum bahagia karena dipeluk Sohyun.

Sohyun dan Dongho akan turun dari kereta. Ketika akan turun Sohyun baru sadar bahwa ia masih memeluk dongho.

“Ups. Mian (maaf)” Sadar Sohyun.

“Aniya. Tidak apa-apa. Kan sudah kubilang kalau takut kau bisa memegangku” Ucap Dongho.

“Kaja (ayo), kita pulang. Sudah hampir gelap” Ajak Sohyun.

Saat perjalanan pulang mereka menaiki bus yang kebetulan sepi. Hanya ada sekitar 3-4 orang termasuk mereka didalamnya.

Sohyun yang kelelahan tertidur di pundak Dongho tanpa sadar.

“Sohyun-ah sebenarnya aku menyukaimu” Ucap Dongho seraya memandangi Sohyun yang tengah tertidur pulas.

“Kuharap ku bisa memilikimu” Ucap Dongho (lagi).

.

.

At school

“Sehun-ah kau dipanggil ke ruang guru” Ucap salah satu siswa.

“Baiklah. Gomawo (Terima kasih)” Balas Sehun.

Ruang Guru

“Sehun, hari ini Kim seonsaengnim (Guru Kim)akan masuk sedikit terlambat jadi tolong urus kelas dengan baik” Ucap staff ruang guru.

“Ne. Saya mengerti” Ucap Sehun.

“Dan juga ini ada murid baru di kelasmu. Tolong urus dia juga” Ucap staff ruang guru.

“Ne” Ucap Sehun.

Daeun –Si murid baru- merasa tertarik atau mungkin suka? kepada Sehun menurutnya Sehun sempurna dari mulai tampan, baik, pintar hingga sehun terpilih menjadi ketua kelas.

.

“Teman-teman, Kim seonsaengnim bilang akan masuk sedikit terlambat dan kita kedatangan murid baru. Silahkan perkenalkan diri” Ucap Sehun.

“Anyeonghaseyo (Hai). Je iremeun Jung Daeun imnida (namaku Jung Daeun). Mannaseo bangapseumnida! (senang berkenalan dengan kalian!)” Ucap Daeun memperkenalkan diri.

“Tolong duduk disana” Ucap Sehun seraya menunjuk ke salah satu bangku yang kosong.

“Baiklah” ucap Daeun. Daeun pun duduk di bangkunya.

“Anyeong (Hai), aku Chorong. Bangawo (Senang bertemu denganmu)” Ucap Chorong memperkenalkan diri.

“Anyeong, aku Daeun. Gomawo (Terima kasih). Chorong-ah” Ucap Daeun.

“Ketua kelas itu siapa?” Tanya Daeun pura-pura tidak tahu Sehun.

“Oh. Dia Sehun. Kenapa? Kau suka dia? Dia sudah punya yeojachingu” Tanya Chorong.

“Oh. Tidak. Aku hanya bertanya” Jawab Daeun.

.

Bel istirahat pun berbunyi. Semua anak bersemangat karena lepas dari belajar.

“Anyeong. Namaku Soojung. Salam kenal” Ucap Soojung ramah.

“Ne. Aku Daeun. Gomawo” Balas Daeun.

“Aku Sohyun”

“Aku Yoonjo dan ini Sandeul”

“Ne. Salam kenal semua. Aku Daeun”

“Soojung-ah ayo kita ke kantin!” Sahut Sehun tiba-tiba menarik tangan Soojung.

‘Jadi, Soojung itu pacar Sehun. Walau terlambat kuharap kubisa memilikinya walau hanya sebentar’ Ucap Daeun dalam hati.

“Hei! Kau mau ke kantin bersama kami?” Tanya Sohyun.

“Ya, gomawo” Jawab Daeun.

.

.

“Sehun-ah hari ini aku akan pulang bersama Yoonjo” Ucap Soojung.

“Tidak bersama Sohyun?” Tanya Sehun.

“Tidak. Sohyun akan pulang bersama Dongho. Katanya orangtua mereka mengajak mereka makan malam bersama” Jawab Soojung.

“Kuyankin orang yang tidak tahu mereka akan mengira kalau mereka adalah sepasang kekasih. Aku bertaruh mereka akan pacaran” Ujar Sehun dengan santainya.

“Maja (benar)” Ucap Soojung sependapat.

“Aku pulang dulu! Bye!” Ucap Soojung menjauh pergi.

Sehun masih menunggu bus yang akan membawanya pulang. Daeun sedari tadi ternyata memerhatikan Sehun mendekat ketika Soojung sudah pergi. Daeun mendekati Sehun dan seketika itu tiba-tiba mulai gerimis. Sehun kebingungan karena tidak membawa payung. Lalu Daeun datang dan memayungi Sehun.

“Hei! Kau murid baru itu kan? Terima kasih” Ucap Sehun.

“Tidak apa-apa. Kulihat kau kebingungan karena tidak membawa payung jadi aku membantumu. Lagipula aku juga akan menaiki bus” Jelas Daeun.

Mereka menaiki bus bersama-sama dan menjadi dekat dengan cepat.

~~~

“Jadi begini, kami mengajak kalian kesini karena ingin mejelaskan sesuatu” Ucap eomma Sohyun.

“Ada apa eomma, ahjussi (paman)?” Tanya Sohyun.

“Kalian tahu kenapa Shin ahjussi memasukkan Dongho ke sekolahmu?” Tanya eomma Sohyun.

“Tidak” Jawab Sohyun.

“Itu karena agar kalian dekat dan terbiasa akan apa yang akan terjadi nanti” Ucap appa Dongho.

“Kalian akan segera menjadi saudara” Lanjut eomma Sohyun.

“Ne?” Kaget Sohyun dan Dongho bersamaan.

“Eomma dan Shin ahjussi akan segera bertunangan” Ucap eomma Sohyun.

“Ne?” Kaget sohyun dan dongho (lagi).
TBC

Perlu di note sekali lagi kalau ff ini ff yang dibuat tahun 2014 pas aku masih absurd banget dan sangat terobsesi memakai kosakata bahasa Korea ke dalam ff ku xD

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s