COMPLICATED [Part 5]

PicsArt_1440920427700

Title: Complicated {Part 5}
Author: Yoon Zara
Cast: -Jeon Jungkook (Jungkook)
-Lee Halla (Halla)
-Jung Yein (Yein)
Other cast: -V (Kim Taehyung)                                                                                                  -you can find by yourself.
Genre: Romance, sad, friendship, school-life.
Note: Warning ff gaje xD
Disclaimer: The cast are not mine but the storyline is mine 🙂

~I can never forget you~ Jungkook

~I still care about you~ Halla


“Yein-ah. Aku punya dua tiket tambahan untuk menonton film di bioskop malam ini karena tak tahu harus aku apakan, akan kuberikan ini untukmu dan Jungkook jadi kalian bisa menontonnya berdua. Bagaimana?” Halla menunjukkan dua buah tiket ditangannya.
“Bagaimana kalau aku pergi denganmu saja?” Ucap Yein.
“Kau sedang ada masalah dengan Jungkook?” Tanya Halla yang heran melihat Yein tak mau pergi bersama Jungkook.
“Tidak. Bukan seperti itu.. kita sudah lama tidak hang out bersama lagipula tiket ini kan punyamu. jadi bagaimana?” Jawab Yein.
“Baiklah”
.
Saat pulang sekolah Yein dan Halla memilih shopping di mall menunggu film nya tayang. Mereka sibuk memilih berbagai macam baju, sepatu, tas dll. Mereka bahkan membeli gelang yang sama untuk menunjukkan persahabatan mereka. Yein dan Halla menghabiskan hari mereka dengan bersenang-senang.

“Halla-ya. Aku sangat berterima kasih padamu. Kau selalu mengerti diriku dan melakukan apapun demiku bahkan untuk menjauhi sahabatmu dari kecil. Aku juga sangat merasa bersalah padamu aku minta maaf dan berbaikanlah dengan Jungkook dan tolong jaga dia” ucap Yein saat mereka sedang dalam perjalan pulang di bus.
“Hey! Kau kenapa? Kata-katamu membuatku takut. Jangan berbicara seakan kau akan pergi jauh. Jung Yein, kau sedang bercanda, kan? Kau tak akan pergi kemana-mana kan?” Ucap Halla.
“Tidak. Aku hanya ingin memberitahumu itu karena aku sangat merasa bersalah sudah menyuruhmu menjauhi Jungkook” Kata Yein.
Halla menghela nafas “aku kira kau kenapa-napa lagipula aku dan Jungkook akan sangat susah untuk kembali seperti dulu. kau tahu, sekarang kita bagaikan orang yang tak pernah kenal selama belasan tahun. Sangat canggung” Ucap Halla.
“Ini semua pasti sala…”
“Sudahlah aku tak ingin membicarakan itu. Kalau begitu annyeong” Halla memotong pembicaraan Yein dan berpamit pada Yein karena halte ini adalah halte pemberhentiannya.
.
.
“Jungkook-ah. Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan. Bagaimana kalau kita ke taman kota terlebih dahulu?” Yein mengehentikan langkahnya dan berbicara pada Jungkook yang ada disampingnya.
“Baiklah. Kaja (ayo)” Jungkook tersenyum menjawabnya.

“Apa yang ingin kau bicarakan?” Ucap Jungkook to-the-point saat mereka telah sampai di taman tersebut.
“Itu… hmm… aku..” Yein terhening dan memeluk Jungkook dalam diam.
“Hey! Kau kenapa?”
“A.. aku hanya ingin mengucapkan terima kasih padamu atas waktu yang kita habiskan bersama. Berkatmu, aku jadi tak kesepian lagi karena ada kau yang melindungiku” Kata Yein dengan lembut dan tatapan mata yang tulus.
“Hey! Kau kenapa tiba-tiba berbicara seperti itu?” Jungkook berkata.
“Tidak. Aku hanya tiba-tiba ingin menyampaikan itu saja”ucap Yein
“Aku pergi dulu” Sambung Yein sambil berlalu.
.
.
Matahari telah menerobos masuk melalui celah jendela kamar Jungkook. perlahan ia membuka matanya dan tersadar sepenuhnya. Kali ini, ia bangun bukan dengan senyuman yang biasa menemani pagi harinya tapi rasa khawatirlah yang tengah berkecamuk dalam dirinya sekarang. Sejak tadi malam sehabis ia bertemu Yein, Jungkook tak bisa menghubungi gadis itu. Ia telah mencoba menghubunginya — mungkin berpuluh-puluh kali, bahkan ia telah mengirim ratusan pesan ke nomor gadis itu. Mencoba menyangkal rasa khawatirnya, Jungkook pun langsung bersiap dan pergi ke sekolah seperti tak terjadi apa-apa pada dirinya.
.
.
Saat sampai di sekolah pun Jungkook langsung mencari Yein dan bertanya pada Jimin.
“Apakah Yein sudah datang? Kau tahu dimana dia?” Jungkook sangat gelisah menanyakan kata-kata itu.
“Bagaimana kau bisa tak tahu? Yein sekarang berada di rumah sakit! Ia.. ia mencoba bunuh diri tadi pagi sekali” Jawab Jimin dengan wajah sedih. Jimin pun tak sanggup menyampaikan berita ini.

Jungkook sangat tak percaya apa yang baru saja di dengar nya. Hatinya sangat hancur sekarang. Tidak.. ia pasti salah dengar. Yein pasti masih berada di perjalanan ke sekolah atau sedang menghabiskan waktu di perpustakaan.
“Apa?! Tidak.. kau pasti hanya bercanda kan?! Kau pasti hanya bercanda.. aku tahu itu” Jungkook mencoba mengelak. Air mata telah menggenang di ujung mata indahnya.
“Ini benar Jungkook-ah. Ia sekarang sedang berada di rumah sakit Hanshin. Kau harus cepat menyusulnya” Jimin berkata.

.

Tak butuh waktu lama ia kembali ke kenyataan yang membuatnya gamang. Jungkook langsung menuju Rumah sakit Hanshin.

Disana ia melihat keluarga Yein serta beberapa temannya sedang menunggu di depan ruang operasi. Halla juga ada disana.
“Yein-eomma. Apa yang terjadi pada Yein?” Dengan air mata yang perlahan jatuh Jungkook berkata.
“Ia sedang di operasi sekarang. Kita tunggu hasilnya” ibu Yein terisak. “Ini semua salahku. Maafkan eomma Yein-ah. Maafkan aku” Tangisnya tak bisa dihiraukan. Jungkook hanya bisa menunduk dan menangis dalam diam.

Klik. Pintu operasi terbuka.
.
.
Jungkook POV
1 tahun. Bukan waktu yang sebentar untuk melupakannya. Ani (tidak), Aku belum bisa melupakannya. Iya, dia telah pergi. Untuk selamanya. Membawa hatiku dan juga senyumku. You took away my life.
Mengapa kau harus meninggalkanku? Membuat hatiku membeku dan membuatku tak bisa menarik ujung bibirku untuk bisa tersenyum. Jeong Yein, kau harusnya berbagi masalahmu padaku dan kita bisa menyelesaikannya bersama tapi, apa yang membuat berpikir sependek itu?
.
.

Author POV
“Jeon Jungkook! Ada apa denganmu? Mengapa kau terus membuat masalah beberapa bulan terakhir ini?!” Marah Ms. Han pada Jungkook. Ini bukan kali pertamanya Jungkook dipanggil ke ruang guru karena masalah yang ia buat.
“Pembully-an, membolos pelajaran, tidak masuk sekolah tanpa keterangan, sekarang berkelahi?” Jungkook dengan luka di sekujur tubuhnya hanya diam tak menghiraukan omongan Ms. Han.
“Maaf” dengan tanpa-perasaan Jungkook meminta maaf dan langsung berjalan keluar dari ruangan Ms. Han. Ms. Han yang melihatnya hanya bisa menggelengkan kepala. Tak habis pikir. Mengapa murid sebaik Jungkook bisa berubah 180 derajat.

.

.

Halla yang melihat Jungkook keluar dari ruang guru dengan penuh luka menghapiri lelaki itu yang tengah jalan terhuyung-huyung. Bagaimanapun, ia masih peduli terhadap Jungkook walau semua yang sudah terjadi pada mereka membuat hal-hal menjadi canggung. Mereka hampir seperti tak pernah mengenal satu sama lain sebelumnya.
”Jeon Jungkook! Apa yang terjadi padamu? Mengapa kau terluka?” Ucap Halla dengan cemas yang mencoba untuk melihat luka yang ada di pelipis Jungkook.
“Apa urusanmu jika aku terluka?” Jungkook menjawab dengan dingin.
“Apa urusanku? Ya! (Hey!) aku adalah saha-“
“Sahabat? Kau masih menganggapku sahabat? Jangan berpura-pura peduli padaku. Kau bukan sahabatku” Jungkook memotong pembicaraan Halla dengan nada sarkastik.
“Dengar, aku tak peduli apa yang kau pikirkan tentangku dan aku sedang tak ingin mendengar celotehmu. Aku hanya ingin membantu, jadi, diam saja dan ikut aku ke UKS, ok?” Halla menanggapi perkataan Jungkook dengan tenang lalu menarik lengan Jungkook untuk mengajaknya ke UKS.
“Urusi saja urusanmu sendiri” Jungkook melepaskan tangan Halla dari lengannya dengan kasar dan berbalik meninggalkan Halla sendirian.

.

.
Kau bukan sahabatku. Kata-kata itu terus terngiang di kepala Halla. Ia tak mengerti mengapa hatinya bisa sesakit ini saat Jungkook mengucapkan kalimat itu padanya. Halla, sangat mengkhawatirkan Jungkook. Sepanjang hari. Bahkan, sejak Yein meninggalkan mereka semua. Saat Jungkook yang dulu mulai berubah menjadi sosok yang tak dikenalnya. Tak apa baginya jika ia harus terluka saat ia melihat Jungkook dan Yein bersama. Tak apa baginya jika ia dibenci oleh Jungkook atas apa yang ia telah lakukan. Asalkan, ia bisa melihat Jungkook bahagia dan tersenyum. Ia akan melakukan apapun untuknya. ‘Sahabatnya’.

.
.
Saat jam pelajaran dimulai, Halla menyadari Jungkook tak kunjung kembali ke kelas. Gadis itu lalu memutuskan untuk men-skip pelajaran dan mencari Jungkook.
Setelah mencari di beberapa tempat, Halla menemukan Jungkook di bangku yang berada di taman. Tepatnya di bawah pohon rindang ia melihatnya sedang tertidur. Halla memandangi dengan seksama wajah Jungkook yang tertidur pulas.
“Aku merindukan dirimu yang dulu. Jungkook-ah” Halla berkata dengan pelan. Hampir seperti bisikan.
Halla lalu mulai mengobati luka yang berada di pelipis kanan dan pipi kiri Jungkook dengan kotak obat-obatan yang ia bawa dari UKS. Bisa terdengar sedikit ringisan dari Jungkook saat Halla meneteskan betadine ke lukanya namun beruntung itu tak membangunkan Jungkook. Halla menyelesaikannya dengan menempelkan plester di luka Jungkook dan menulis di sebuah post-it-note kecil lalu menempelkannya di kotak P3K yang ia tinggalkan di samping Jungkook.

aku tahu kau masih membenciku. Namun, aku hanya ingin kau cepat sembuh. Aku tak bermaksud lain. Lalu, Kau harus mengobati luka di bagian lengan dan kakimu jadi aku meninggalkan kotak P3Knya disini. Get Well Soon.

Jungkook membaca post-it-note itu saat ia tersadar tengah menjatuhkan sesuatu saat ia terbangun dan itu adalah kotak obat-obatan. Ia tahu catatan ini dari siapa. Halla. Jungkook tertegun. Menyadari ketulusan dan kepedulian Halla terhadapnya namun, itu semua tak akan mengubah segala yang telah terjadi.

TBC

Hai! Maaf nge post nya lama lagi karena sibuk di sekolah jadi gak punya waktu 🙂

Sorry to Yein’s fans and Yein-Jungkook’s shippers karena harus ngebuat Yein hilang/? dari mulai chapter ini *peace* ingatlah bahwa cerita ini hanya fiktif belaka jika ada kesamaan nama, tempat, itu hanyalah ketidaksengajaan  author cuma minjem nama mereka doang 😀

Iklan

5 pemikiran pada “COMPLICATED [Part 5]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s